Rabu, 07 Oktober 2015

Tugas 1 : Teori Kepemimpinan dan Organisasi Publik

Nama              : Ester Mila
NIM                : 2014210036
Kelas               : B
Kelompok       : -
Tugas 1           : Teori Kepemimpinan Dan Organisasi Publik
Judul               : Peran Etika Kepemimpinan dalam  Organisasi

Abstrak
Kepemimpinan suatu proses yang mempengaruhi setiap aktifitas yang diorganisasi dalam suatu kelompok dalam usahanya untuk mencapai suatu tujuan yang sudah ditetapkan dan mempunyai suatu filsafat dan etika yang di mana kepemimpinan juga harus mengambil keputusan yang baik dan Kepemimpinan adalah setiap tindakan yang dilakukan oleh individu dan kelompok untuk mengkoordinasi dan memberi arah kepada individu atau kelompok lain yang tergabung dalam organisasi tertentu, untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya di dalam organisasi. Kepemimpinan ini sejak lama telah ada dan merupakan elemen penting dalam suatu organisasi, baik formal maupun informal. Pemimpin perlu melakukan fungsinya secara proporsional agar pencapaian tujuan organisasi terjamin baik serta menghindari perilaku-perilaku non fungsional, karena dapat menghambat tercapainya tujuan organisasi dan menyatakan pemahaman terhadap berbagai aspek kepemimpinan serta kebutuhan manusia, termasuk pengikut atau bawahan, penting sekali bagi seorang pemimpin, karena hal tersebut berkaitan sekali dengan motivasi organisasi. Dengan memahami kebutuhan pengikut, maka seorang pemimpin akan dapat menentukan cara yang tepat untuk dipakai dalam memotivasi pengikutnya untuk mencapai tujuan organisasi, sehingga akhirnya harus disadari bahwa peranan kepemimpinan dalam suatu organisasi sangatlah penting. Nilai penting kepemimpinan dalam menyelenggarakan urusan-urusan kemasyarakatan sudah disadari sejak permulaan sejarah. Kepemimpinan telah sejak lama menarik perhatian para ilmuwan dan para praktisi, karena istilah kepemimpinan itu sendiri sering diasosiasikan dengan orang-orang yang dinamis, mengendalikan perusahaan baik besar maupun kecil, atau menentukan arah suatu negara.

Kata Kunci : Etika Kepemimpinan, Organisasi

Variabel :
1)   Kepemimpinan
2)   Organisasi

Indicator :
1)   Peran Kepemimpinan Organisasi,
2)   Kepemimpinan Yang Adil,
3)   Peningkatan Etika  Kepemimpinan.

Minggu, 11 Januari 2015

Tugas UAS Filsafat Administrasi



Nama   : Ester Mila
NIM     : 2014210036
Prodi    : Ilmu Administrasi Negara
MK      : Filsafat Administrasi (A)

Menurut saya dalam mata kuliah Filsafat Administrasi ini saya sudah mengerti dan paham mengikuti cara belajarnya dan mampu menguasai Konsep Teoritis. Konsep Filsafat Administrasi mengacu pada materi kuliah yang sudah diberikan seperti yang saya ketahui arti filsafat itu sendiri dibagi menjadi dua kata Philos yang artinya cinta dan Sophia yang artinya kebijakan jika digabungkan maka menjadi Cinta Kebijakan dan dari arti dua kata ini saya sudah  termotivasi dalam mata kuliah Filsafat Administrasi dimana saya  harus bijak dalam mata kuliah Filsafat Administrasi. Filsafat adalah mempelajari akan sesuatu secara mendalam dan berfilsafat juga berarti berusaha mengetahui sesuatu dari segala macam segi salah satunya adalah Etika, dimana kita itu harus melihat seseorang dari cara tingkah-lakunya yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari yang baik dan  buruknya itu seperti apa. Hanya itu saja komentar dari saya, Terima Kasih.

Selasa, 11 November 2014

Tugas ke 4 UTS Filsafat Administrasi (Perbaikan)

Nama               : Ester Mila
Prodi                : Ilmu Administrasi Negara
Fakultas           : Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
Mata Kuliah    : Filsafat Administrasi
Tujuan Tugas  : Perbaikan

ABSTRAK
Hakekat filsafat administrasi merupakan hasil pemikiran dan penalaran manusia yang disusun berdasarkan rasionalitas dan sistematika yang mengungkapkan kejelasan sebuah objek formal, yaitu pemikiran untuk menciptakan keteraturan dari berbagai aksi dan reaksi yang diperankan oleh manusia dan objek material, yaitu manusia yang melakukan aktivitas administrasi dalam bentuk kerja sama untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan antar kerja sama tersebut, untuk mewujudkan pemikiran yang menciptakan keteraturan tersebut dibutuhkan pendidikan kepemimpinan. Kepemimpinan dalam sebuah lembaga dituntut untuk bisa membuat individu-individu dalam lembaga yang dipimpinnya bisa berperilaku sesuai dengan yang diinginkan oleh pemimpin untuk mencapai visi, misi dan tujuan. Pemimpin dapat memimpin dengan gaya kepemimpinan yang disesuaikan dengan perilaku teori X dan Y Penyesuaian ini dibutuhkan agar pemimpin dapat memimpin dengan baik tepat sehingga tidak salah arahan ataupun sasaran. banyak perilaku individu yang bersifat positif dan negative, hal tersebut tentunya juga berhubungan dengan gaya kepemimpinan. Teori ini menyebutkan bahwa individu terbagi menjadi dua karakteristik yang berbeda. Pada dasarnya manusia adalah makhluk pemalas yang tidak suka bekerja serta senang menghindar dari pekerjaan dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.
Kata Kunci : Filsafat, Administrasi, Kepemimpinan
Hakekat Filsafat Administrasi jika dihubungakan dengan Kompetensi yang akan dibentuk dari Mata Kuliah Filsafat Administrasi, dengan bersandarkan kepada teori X, Y dan Z adalah sebagai berikut :
·         Filsafat memiliki arti cinta kepada kebijaksanaan.
Menjadi bijaksana berarti berusaha mendalami hakekat sesuatu.
·         Hakekat Administrasi merupakan serangkaian kegiatan usaha kerjasama manusia secara rasional untuk mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan.
·         Dari perkuliahan filsafat administrasi disebutkan bahwa teori X (Buruk/Negatif), teori Y (Baik/Positif), dan teori Z (Gabungan dari teori X dan Y).
Jika hakekat filsafat administrasi disandarkan pada teori X, Y dan Z. Kita dapat mengetahui dan membedakan sosok seorang peminpin dengan gaya kepeminpinan yang mereka gunakan. Diharapkan kita dapat menempatkan diri kita diposisi dan situasi apa pun dengan harapan kita dapat  menjadi seorang pemimpin yang diharapkan oleh orang lain.
Bagi  saya, setiap orang memiliki sifat dan karakter yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Seorang pemimpin yang baik adalah pemimimpin yang cinta akan kebijaksanaan. Dapat memberikan teladan dan motivasi kelompok atau anggota tim serta cermat dalam pengambilan suatu keputusan yang bijaksana.

Rabu, 29 Oktober 2014

Tugas MK : Filsafat Administrasi



Nama               : Ester Mila
Prodi                : Ilmu Administrasi Negara
Fakultas           : Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
Mata Kuliah    : Filsafat Administrasi

Analisis saya terkait Hakekat Filsafat Administrasi jika dihubungakan dengan Kompetensi yang akan dibentuk dari Mata Kuliah Filsafat Administrasi, dengan bersandarkan kepada teori X, Y dan Z adalah sebagai berikut :
·         Filsafat memiliki arti cinta kepada kebijaksanaan.
Menjadi bijaksana berarti berusaha mendalami hakekat sesuatu.
·         Hakekat Administrasi merupakan serangkaian kegiatan usaha kerjasama manusia secara rasional untuk mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan.
·         Dari perkuliahan filsafat administrasi disebutkan bahwa teori X (Buruk/Negatif), teori Y (Baik/Positif), dan teori Z (Gabungan dari teori X dan Y).
Jika hakekat filsafat administrasi disandarkan pada teori X, Y dan Z. Kita dapat mengetahui dan membedakan sosok seorang peminpin dengan gaya kepeminpinan yang mereka gunakan. Diharapkan kita dapat menempatkan diri kita diposisi dan situasi apa pun dengan harapan kita dapat  menjadi seorang pemimpin yang diharapkan oleh orang lain.
Bagi  saya, setiap orang memiliki sifat dan karakter yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Seorang pemimpin yang baik adalah pemimimpin yang cinta akan kebijaksanaan. Dapat memberikan teladan dan motivasi kelompok atau anggota tim serta cermat dalam pengambilan suatu keputusan yang bijaksana.